: Despite domestic backlash, it gained significant international attention, screening at prestigious festivals like , where it was praised for its uncompromising vision. Where to Watch Given its extreme content,
Y, yang memiliki trauma karena kedua kakak perempuannya pernah menjadi korban pemerkosaan, bertekad untuk menyerahkan keperawanannya kepada orang yang ia pilih sendiri, bukan menjadi korban kekerasan seksual seperti saudara-saudaranya. Suatu hari, melalui temannya yang bernama Woori, Y bertukar nomor telepon dengan J. Awalnya hanya sekadar obrolan lewat telepon, namun perlahan Y mulai terangsang oleh suara J dan dengan beraninya mengajak J untuk bertemu di sebuah hotel cinta.
Analisis mengenai film ini memberikan wawasan tentang sejarah sensor film dan bagaimana sineas pada masa itu mencoba mendobrak batasan narasi di Korea Selatan.
The film was initially banned and faced several rounds of cuts before it could be screened.
Informasi lebih lanjut mengenai sejarah perkembangan sinema Asia juga tersedia untuk memperluas pemahaman tentang konteks industri film pada periode tersebut. ;Lies' Review - Variety
"Nonton Lies Korea 1999" is a blast from the past for those who grew up watching Korean dramas. While it may not be as polished or produced as modern dramas, "Lies" still holds a special place in the hearts of many drama fans. If you're feeling nostalgic or want to experience a classic Korean drama, give "Lies" a try!
Film ini merupakan sebuah drama provokatif yang diadaptasi dari novel karya Jang Jung-il. Karya ini mengeksplorasi batas-batas ekspresi artistik melalui penggambaran hubungan yang intens dan non-konvensional antara dua individu yang terjebak dalam obsesi. Plot dan Narasi Lies (1999)