Untuk menikmati film ini secara mendalam, perhatikan beberapa elemen inti berikut saat Anda menontonnya:
| Platform | Wilayah | Metode | Ketersediaan Sub Indo | | :--- | :--- | :--- | :--- | | | AS, Kanada | Streaming (langganan bulanan) | Tersedia (opsi subtitle) | | AMC+ | AS, Kanada, Australia | Streaming (langganan) | Tersedia (opsi subtitle) | | Apple TV | Inggris, AS | Sewa atau Beli | Tersedia (opsi subtitle) | | Prime Video | Inggris, AS, Jerman | Sewa atau Beli | Tersedia (opsi subtitle) | nonton film house of tolerance -2011-
Meskipun bukan film box office (hanya meraup $1,4 juta dari anggaran €3,8 juta), film ini menuai pujian kritis. House of Tolerance mendapatkan delapan nominasi di ajang (Oscar-nya Prancis) pada tahun 2012 dan memenangkan kategori Best Costume Design . Film ini juga memenangkan penghargaan Most Promising Actress di Lumière Awards untuk tiga aktrisnya (Alice Barnole, Adèle Haenel, Céline Sallette). Adegan kekerasan fisik dan mutilasi wajah yang cukup grafis
Adegan kekerasan fisik dan mutilasi wajah yang cukup grafis. Penggambaran penggunaan obat-obatan terlarang (opium). Penonton diajak melihat sisi manusiawi
There are films that tell a story, and then there are films that trap you in a feeling. Bertrand Bonello’s House of Tolerance (originally titled L'Apollonide: Souvenirs de la maison close ) is firmly in the latter category. It is a movie that lingers under your skin long after the credits roll, like the scent of heavy perfume in a room with closed windows.
: Berbeda dengan banyak film tentang prostitusi yang mengeksploitasi tubuh, film ini lebih fokus pada aspek psikologis dan sosiologis. Penonton diajak melihat sisi manusiawi, kebosanan, mimpi, dan keterbatasan ruang gerak para perempuan tersebut di bawah struktur patriarki. Musik yang Anakronistis